Pengertian Wawancara: Mempelajari Seni Bicara dan Mendengar dari Sudut Pandang Wawancara

Pendahuluan

Sabahat Pembaca, dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita dihadapkan pada berbagai situasi di mana kita perlu berkomunikasi dengan orang lain. Salah satu bentuk komunikasi yang penting adalah wawancara. Wawancara adalah sesi tanya jawab antara dua pihak dengan tujuan menggali informasi atau mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai suatu topik tertentu. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang pengertian wawancara, serta kelebihan dan kekurangannya.

Pengertian Wawancara secara Umum

Secara umum, wawancara dapat didefinisikan sebagai suatu proses interaksi antara pihak yang mewawancarai (interviewer) dan pihak yang diwawancarai (interviewee) dengan maksud untuk bertukar informasi. Wawancara dapat dilakukan dalam berbagai konteks, mulai dari wawancara pekerjaan, wawancara jurnalistik, hingga wawancara riset.

Persiapan Sebelum Wawancara

Sebelum melakukan wawancara, seorang interviewer perlu melakukan persiapan yang matang. Hal ini termasuk mempelajari latar belakang pihak yang akan diwawancarai, menentukan tujuan wawancara, dan merencanakan pertanyaan yang relevan. Persiapan yang baik akan memastikan kelancaran proses wawancara dan kemungkinan memperoleh informasi yang lebih mendalam.

Teknik-teknik dalam Wawancara

Ada berbagai macam teknik yang dapat digunakan dalam wawancara, tergantung pada tujuan dan konteksnya. Beberapa teknik yang umum digunakan meliputi wawancara terstruktur, wawancara semi-terstruktur, dan wawancara tidak terstruktur. Wawancara terstruktur melibatkan pertanyaan yang telah ditentukan sebelumnya, sedangkan wawancara semi-terstruktur memberikan ruang bagi interviewer untuk mengajukan pertanyaan tambahan berdasarkan respons dari interviewee. Sementara itu, wawancara tidak terstruktur cenderung lebih bebas dan mengikuti alur percakapan yang timbul secara spontan.

Kelebihan Penggunaan Wawancara

Kelebihan penggunaan wawancara dalam memperoleh informasi adalah sifatnya yang interaktif. Dalam sebuah wawancara, interviewer dapat menyelami pemikiran dan pengalaman interviewee dengan lebih dalam, sehingga memungkinkan mendapatkan informasi yang lebih berharga. Wawancara juga memberikan kesempatan kepada interviewee untuk menyampaikan pandangan dan pendapat secara langsung. Selain itu, wawancara juga dapat membantu membangun hubungan interpersonal yang lebih baik antara para pihak.

Kekurangan Penggunaan Wawancara

Meskipun memiliki kelebihan, wawancara juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah faktor subjektivitas. Pada saat melakukan wawancara, mungkin saja interviewee memberikan respons yang tidak jujur atau terlalu berlebihan. Hal ini dapat mengurangi validitas hasil wawancara. Selain itu, wawancara juga memakan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan metode pengumpulan data lainnya. Pada beberapa kasus, interviewee juga dapat merasa tidak nyaman atau terintimidasi, yang dapat mempengaruhi kualitas wawancara.

Tabel: Informasi Lengkap tentang Pengertian Wawancara

Aspek Informasi
Definisi Sesi tanya jawab antara dua pihak dengan tujuan mendapatkan informasi atau pemahaman lebih dalam tentang suatu topik.
Jenis-jenis wawancara Terstruktur, semi-terstruktur, tidak terstruktur
Kelebihan Interaktif, memperoleh informasi mendalam, membangun hubungan interpersonal
Kekurangan Subjektivitas, waktu yang lebih lama, potensi ketidaknyamanan bagi interviewee

FAQ tentang Pengertian Wawancara

1. Apa yang dimaksud dengan wawancara?

Wawancara adalah sesi tanya jawab antara dua pihak dengan tujuan mendapatkan informasi atau pemahaman lebih dalam tentang suatu topik.

2. Apa tujuan dari wawancara?

Tujuan utama dari wawancara adalah memperoleh informasi yang lebih mendalam dan membangun hubungan interpersonal antara interviewer dan interviewee.

3. Apa saja jenis-jenis wawancara?

Ada tiga jenis wawancara, yaitu terstruktur, semi-terstruktur, dan tidak terstruktur.

4. Mengapa wawancara memakan waktu lama?

Wawancara memakan waktu lama karena melibatkan proses interaksi antara dua pihak serta memungkinkan interviewee untuk memberikan penjelasan yang lebih rinci.

5. Bagaimana cara mengurangi subjektivitas dalam wawancara?

Untuk mengurangi subjektivitas dalam wawancara, interviewer perlu menggunakan pertanyaan yang terukur dan objektif serta menghindari pengaruh pribadi yang berlebihan.

6. Apa dampak jika interviewee merasa tidak nyaman saat wawancara?

Jika interviewee merasa tidak nyaman saat wawancara, hal ini dapat mempengaruhi kualitas wawancara dan mungkin mendistorsi hasil yang diperoleh.

7. Apakah ada alternatif lain selain wawancara untuk memperoleh informasi?

Ya, ada alternatif lain seperti pengumpulan data melalui survei, observasi, atau analisis dokumen.

Kesimpulan

Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa wawancara adalah bentuk komunikasi yang penting dalam memperoleh informasi dan pemahaman yang mendalam. Wawancara memiliki kelebihan berupa interaktif, mendapatkan informasi yang lebih dalam, serta membangun hubungan interpersonal. Namun, wawancara juga memiliki kekurangan seperti subjektivitas dan waktu yang lebih lama. Meskipun demikian, dengan persiapan yang matang dan penggunaan teknik-teknik yang tepat, kelemahan tersebut dapat diminimalisir. Oleh karena itu, wawancara tetap menjadi alat penting dalam melengkapi penelitian dan mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang berbagai topik.

Kata Penutup

Semua informasi yang disampaikan dalam artikel ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pengertian, kelebihan, dan kekurangan wawancara. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan penelitian. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami. Terima kasih telah membaca artikel ini!